Situ Sanghyang Tanjung Jaya Kabupaten Tasikmalaya

Situ Sanghyang adalah sebuah objek wisata danau yang berlokasi di Desa Cilolohan dan Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjung Jaya, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Tidak jauh dari Kecamatan Singaparna, tempat pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, terdapat sebuah danau. Masyarakat menyebutnya Situ Sanghyang.

Danau dengan luas 37 hektare ini berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Tasikmalaya. Selain menyajikan keindahan alam, di sini pun terdapat wisata sejarah makam keramat Eyang Prabu Linggawastu. Situ Sanghyang menyuguhkan pemandangan yang masih alami dan dijamin tidak akan menyaksikan kerumunan orang yang berlebihan.

Selain itu kendati kemarau panjang melanda wilayah Tasikmalaya, Situ Sanghyang tidak pernah kering kerontang. Selalu ada air yang dapat dimanfaatkan masyarakat saat kemarau, meski debit airnya turun. Situ ini juga memiliki kedalaman yang cukup.

Keunikan Situ Sanghyang
Situ Sanghyang berbentuk danau dengan beberapa saung di tepi danau. Jejeran pohon rindang di sisi danau ditambah bunga teratai serta airnya yang tidak pernak surut menjadi daya tarik tersendiri dari Situ Sanghyang. Keindahan pemandangan dan kedamaian susana situ mungkin dapat menghilangkan kepenatan yang Anda rasakan selama seharian beraktivitas.
Situ Sanghyang
Di sekitar danau ini ada prasasti kuno berupa batu ditemukan di sebuah kebun yang diduga situs peninggalan Kerajaan Galuh di Kampung Nangklong, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Batu yang berdiameter sekitar 1,8 meter itu ditemukan saat melakukan penggalian tanah kebun warga.

Situs ini dipercaya penduduk sekitar sebagi makam seorang syech. Di waktu-waktu tertentu tidak sedikit masyarakat yang berziarah ke makam tersebut. Bahkan, pengunjung dari luar Tasikmalaya juga banyak yang sengaja datang ke Situ Sanghyang hanya untuk berziarah.
Di atas batu tersebut terlihat ukiran seperti gambaran sebuah peta dan terdapat tulisan menyerupai angka 0, 1 dan 5. Selain ada juga beberapa batu yang berukuran lebih kecil dengan diameter 50 cm dan memiliki motif seperti garis yang menggambarkan perbukitan daerah sekitar.

Fasilitas dan Harga Tiket Situ Sanghyang
Seperti objek wisata yang lainnya situ Sanghyang juga memiliki beberapa fasilitas pendukung. Fasilitas yang ada di sekitar Situ Sanghyang sudah cukup lengkap. Terdapat Masjid lengkap dengan area parkir, papan berisikan cerita mengenai Situ Sanghyang, beberapa saung permanen, pagar pembatas, teras dengan paving block, hingga beberapa warung kecil yang tersebar di sekitar area Situ Sanghyang.

Di lokasi situ Sanghyang, pengunjung bisa menikmati fasilitas wisata naik perahu atau rakit, jogging, memancing, outbond, playground, berkemah, sepeda air, juga wisata ziarah. Sementara pohon-pohon  nan hijau menjadi pemandangan resik yang ada di sekitaran danau. Bagi Anda yang ingin menyepi dan bercengkrama dengan alam, situ ini sangat cocok.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke situ Sanghyang jangan khawatir dengan harga tiket. Pengunjung cukup membayar retribusi masuk sebesar Rp 3.500,00. Namun sebagai catatan harga retribusi ini bisa saja berubah sesuai dengan kebijakan pengelola situ Sanghyang.

Akses ke Situ Sanghyang
Akses menuju Situ Sanghyang pun terbilang cukup mudah, bahkan dari beberapa kota besar terdekat, seperti Kota Bandung, Kota Garut, dan Kota Tasikmalaya. Berikut ini beberapa akses yang dapat anda ikuti.

Jalur  Bandung - Garut - Situ Sanghyang
Bandung - Garut - pusat Kota Garut - rute menuju Tasikmalaya - Polres Tasikmalaya -  pertigaan menuju Desa Cibalanarik - Mangunreja - Situ Sanghyang.

Jalur Tasikmalaya - Singaparan - Situ Sanghyang
Tasikmalaya - Singaparna - Salawu - pertigaan Polres Tasikmalaya - kiri menuju Mangunreja - Desa Cibalanarik.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silahkan berikan komentar Anda !